Makkah (Sinhat)--Petugas seksi transportasi Daerah Kerja Makkah yang
ditempatkan di Terminal Bab Ali mengaku kewalahan menghadapi
membludaknya jemaah yang mengikuti shalat Jumat sehingga bus terpaksa
tidak dijalankan.
"Jemaah membludak, terowongan penuh jemaah yang shalat sehingga bus
tidak dapat dijalankan," ujar Marzuki Soleh, petugas transportasi yang
ditemui di Terminal Bab Ali dekat Masjidil Haram, Makkah, Jumat (4/10).
Marzuki mengatakan, jemaah shalat Jumat kali ini jauh lebih banyak
dibanding sebelumnya, bahkan menurutnya dua kali lipat jumlah jemaah
shalat subuh maupun isya.
"Biasanya yang paling padat itu setelah shalat isya atau subuh.
Jemaah shalat Jumat ini, jumlahnya mungkin ada dua kali lipatnya," kata
Marzuki.
Akibatnya banyaknya jumlah jemaah, calon penumpang bus di Bab Ali yang
akan kembali ke pemondokan pun membludak sehingga nyaris di luar
kendali.
"Namun karena kami petugas untuk melayani jemaah haji Indonesia, maka
yang kami dahulukan adalah jemaah Indonesia. Kalau busnya kepenuhan kami
minta sebagian untuk turun dan menunggu bus berikutnya," paparnya.
Meski terdapat beberapa jemaah yang pingsan saat menunggu bus, Marzuki
memastikan tidak ada jemaah asal Indonesia yang mengalaminya. "Tadi ada
jemaah yang pingsan dan sakit, tetapi tidak ada dari Indonesia,"
katanya.
Bus Saptco yang diberangkatkan dari Bab Ali melayani jemaah dari
berbagai negara dengan rute menuju Mahbas Jin lalu berakhir di termila
Jamarat, Mina.(MCH/ant)