Jakarta(Sinhat)-- Menteri Agama Suryadharma Ali selaku Amirul Haj
meminta agar jamaah Indonesia selalu menjaga kesehatan serta tidak
terlalu memaksakan diri melaksanakan ibadah sunnah, kalau kondisi
fisik tidak memungkinkan.
Hal itu diungkapkan Amirul Haj Suryadharma Ali di Bandara
Soekarnot-Hatta, Cengkareng, Sabtu (5/10), menjelang keberangkatanya
menuju Arab Saudi bersama rombongan.
Amirul Haj menambahkan, puncak haji sudah semakin dekat, jamaah haji
agar mempersiapkan diri sebaik mungkin. “Kalau merasa kurang sehat,
jamaah agar menghubungi pihak kesehatan,” pinta Amirul Haj.
Menag lebih lanjut mengatakan, sampai Sabtu pukul 02.00 WIB, jamaah
haji Indonesia yang sudah tiba di Arab Saudi 323 kloter berjumlah
131.940 atau 84 persen dari total jamaah haji reguler yang berjumlah
157. 070 orang jamaah.
“Dari jumlah itu, jamaah yang wafat 34 orang, yang sakit di BPHI 158
orang dan yang dirawat di rumah sakit Arab Saudi 48 orang,” jelasnya.
Dikatakan, jamaah haji Indonesia akan tinggal di Arab Saudi selama 41
hari. Mereka tinggal di Madinah selama 9 hari dan selebihnya di Makkah,
Arafah dan Mina. Pemondokan di Madinah berjumlah 185 hotel, dan
seluruhnya berada di wilayah markaziyah dengan jarak maksimal 650 meter
dari Masjid Nabawi.
Pemondokan di Makkah berjumlah 196 rumah. 64 persen berlokasi di bawah
2000 meter dari Masjidil Haram, 36 persen berjarak 2001-2700 meter.
“Bagi yang pemondokannya diatas 2.000 meter disediakan bus gratis
sebanyak 104 bus,” terang Menag.
Menag menambahkan, sebagai Amirul Haj tahun ini didampingi KH Ma’ruf
Amin sebagai Naib Amirul Haj dan HM Suparta sebagai sekretaris, dan
anggota yaitu: KH M Soebadar, KH Masdar Farid Mas’udi, Syafiq Mughni, KH
Amin Noer, Ali Ghufron Mukti, Ananda Danardono, Yusnar Yusuf Rangkuti,
Ary Ginanjar, Moh Izzi Mukhsin dan Musyfiq Amrullah. (MCH/ks)