Madinah (Sinhat)--Mendekati puncak ibadah haji, Panitia Penyelanggara
Ibadah Haji bidang Kesehatan terus melakukan sejumlah persiapan.
Untuk safari wukuf, tim kesehatan telah menyiapkan 250 tempat untuk jamaah yang tidak bisa mandiri melaksanakan kegiatan Wukuf di Arafah pada 8-9 Zulhijah.
“Mereka akan diangkut dengan menggunakan bus dan dikategorikan apakah jamaah itu bisa duduk dengan tenang baik dari fisik dan mental,sedangkan bus lainnya menggunakan tidur kapasitas 15 tempat tidur,” kata Kepala Bidang Kesehatan Haji PPIH Arab Saudi Fidiansjah saat ditemui Media Centre Haji di Madinah.
Sedangkan untuk ambulans, PPIH memiliki 31 unit yang akan diterjunkan saat puncak Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina).
“Sebanyak 14 unit yang sudah memenuhi syarat Arab Saudi, sedangkan 17 unit lainnya memiliki alat pendukung yang sesuai dengan kebijakan Pemerintah Arab Saudi,” tuturnya.
Saat ini, lanjutnya, PPIH bidang Kesehatan belum bisa menentukan berapa jumlah pasien yang sudah terdaftar untuk ikut dalam safari wukuf.
“Sejak 1 Oktober, kita sudah melakukan sosialisasi ke setiap kloter agar melakukan pendataan terhadap para jamaahnya. Pada Zulhijah kita akan melakukan screening awal, kemudian pada 8 Zulhijah baru akan ditetapkan siapa jamaah yang akan mengikuti safari wukuf,” tandasnya.
“Pihak yang bisa memutuskan apakah seorang pasien bisa mengikuti safari wukuf atau tidak diputuskan oleh Kepala BPIH Makkah, termasuksiapa pasien yang akan dibadalkan haji-nya,”tuturnya.
Angka Kematian Pra-Armina Menurun
Sementara itu, gencarnya sosialiasi agar melaksanakan pola hidup yang
sehat, membuat jumlah jamaah yang meninggal saat pra-Armina mengalami
penurunan.Untuk safari wukuf, tim kesehatan telah menyiapkan 250 tempat untuk jamaah yang tidak bisa mandiri melaksanakan kegiatan Wukuf di Arafah pada 8-9 Zulhijah.
“Mereka akan diangkut dengan menggunakan bus dan dikategorikan apakah jamaah itu bisa duduk dengan tenang baik dari fisik dan mental,sedangkan bus lainnya menggunakan tidur kapasitas 15 tempat tidur,” kata Kepala Bidang Kesehatan Haji PPIH Arab Saudi Fidiansjah saat ditemui Media Centre Haji di Madinah.
Sedangkan untuk ambulans, PPIH memiliki 31 unit yang akan diterjunkan saat puncak Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina).
“Sebanyak 14 unit yang sudah memenuhi syarat Arab Saudi, sedangkan 17 unit lainnya memiliki alat pendukung yang sesuai dengan kebijakan Pemerintah Arab Saudi,” tuturnya.
Saat ini, lanjutnya, PPIH bidang Kesehatan belum bisa menentukan berapa jumlah pasien yang sudah terdaftar untuk ikut dalam safari wukuf.
“Sejak 1 Oktober, kita sudah melakukan sosialisasi ke setiap kloter agar melakukan pendataan terhadap para jamaahnya. Pada Zulhijah kita akan melakukan screening awal, kemudian pada 8 Zulhijah baru akan ditetapkan siapa jamaah yang akan mengikuti safari wukuf,” tandasnya.
“Pihak yang bisa memutuskan apakah seorang pasien bisa mengikuti safari wukuf atau tidak diputuskan oleh Kepala BPIH Makkah, termasuksiapa pasien yang akan dibadalkan haji-nya,”tuturnya.
Angka Kematian Pra-Armina Menurun
“Pada tanggal yang sama, jumlah jamaah yang wafat dalam pelaksanaan Pra-Armina ini 33 orang, sedangkan pada 2012 sebanyak 45 jamaah, dan 2011 terdapat 50 jamaah yang meninggal(MCH/okezone)